Rahasia Resep Pempek Palembang Lembut dan Kenyal? Simak yang Satu Ini!

Rahasia Resep Pempek Palembang Lembut dan Kenyal Simak yang Satu Ini

Mungkin kamu yang punya hobi memasak penasaran dengan cara membuatnya pempek palembang lenjer yang lezat sekaligus lembut dan tidak keras meskipun sudah dingin setelah digoreng. Berikut ini resep pempek lembut dan kenyal yang bisa kamu praktikkan. Dengan tips yang tepat, kamu bisa mengasah ketelatenan dan kempampuan memasak pempek yang enak, dengan cara praktik berulang-ulang. Siapa tahu, kemahiranmu akhirnya dibutuhkan untuk membuka usaha kuliner pempek?

Resep Pempek Palembang Lembut dan Kenyal

Pempek lenjer bisa dibilang adalah model dasar dari varian pempek yang sudah ada, seperti kapal selam, adaan dan lainnya. Berikut ini komposisi bahan-bahan pempek lenjer dengan rasa ikan yang cukup, bertekstur lembut dan juga empuk saat dinikmati.

Bahan Pempek Lenjer:

  • ½ kg Filet ikan (bisa ikan tenggiri, belida, patin, atau merluza, intinya daging ikan berwarna putih)
  • Sekitar 100 ml tepung sagu atau tapioka
  • 1 butir telur ayam
  • 100 ml air
  • 2 sdm garam
  • 1 sdt gula

Bahan Cuko (Kuah Pempek):

  • 5 gelas air
  • 7 butir bawang putih
  • 50 gr asam jawa
  • Gula merah / gula aren yang berwarna tua secukupnya
  • Cabe dan garam secukupnya
  • Ebi secukupnya

Cara membuat adonan:

Haluskan filet ikan. Masukkan garam dan gula, lalu remas-remas agar tercampur rata, sambil ditambahkan air sedikit demi sedikit. Setelah tercampur rata sekitar 5 menit saja maka akan menghasilkan pasta ikan.

Masukkan telur ayam, remas lagi. Terakhir, masukkan tepung sedikit demi sedikit dengan diremas-remas agar adonan menjadi rata, sekitar 3 menit.

Cara membentuk adonan:

Oles tangan dengan tepung sagu agar adonan tidak lengket di tangan. Lalu ambil sekitar setengah kepal adonan, bentuk bulat. Kemudian pilin agar berbentuk panjang sebagaimana pempek lenjer. Ulangi sampai adonan habis.

Lalu didihkan air dalam panci untuk merebus Jangan lupa, beri sedikit minyak goreng agar adonan pempek tidak saling lengket. Setelah air mendidih, masukkan adonan pempek lenjer tadi ke dalam air, tunggu hingga mengapung sekitar 5 menit. Tunggu sebentar agar bagian dalam pempek ikut matang, sekitar 1 menit. Lalu angkat satu per satu pempek dan diangin-anginkan. Sesudah dingin pempek bisa disimpan di kulkas.

Cara Menggoreng

Nah, akhirnya kamu bisa menggoreng pempek lenjer. Siapkan wajan dan minyak yang cukup hingga pempek terendam. Nyalakan api, tunggu hingga wajan panas dan berasap. Baru masukkan pempek dalam minyak, tidak perlu lama menggoreng, cukup sampai bagian luarnya garing.

Membuat Cuko

Rebus air bersama asam dan gula aren dengan api kecil. Setelah mendidih, masukkan bawang putih yang sudah dihaluskan, dan cabe sesuai selera. Terakhir tambahkan garam sedikit sambil cek rasa. Setelah mendidih dan matikan kompor, saring kuah untuk menyisihkan sisa-sisa gula merah, bawang putih dan sebagainya.

Resep pempek palembang lembut dan kenyal sepertinya memang mudah, ya. Tinggal butuh praktik untuk menyelaraskan rasa sesuai selera. Selamat mencoba, ya!

Mau Tau Cara Agar Pempek Palembang Tidak Keras, Kenyal dan Lembut? Yuk Baca Artikel Ini!

Mau Tau Cara Agar Pempek Palembang Tidak Keras Kenyal dan Lembut Yuk Baca Artikel Ini

Kalau biasanya Resep untuk membuat pempek Palembang Bahan-bahannya dulu disini kita buat pempek palembang membuat saos ya dulu atau kuah cuko pempek.

Pada dasarnya kuah cuko ini mengandalkan feeling so good alias setiap orang punya selera tingkat keasaman, pedes manis yang berbeda-beda. Jadi lidah masing-masing orang main peranan sendiri-sendiri. Ini kuah cuko yang bikin gregetnya empek-empek. Mau tahu biar kuah cuko mantap bikin kuah cukonya dahulu sehari sebelum bikin pempeknya. Jadi ketika mau makan pempeknya, kuah cuko sudah mejeb alias meresap bumbunya…bikin dulu yaa kuah cukonya hari ini….ini resepnya…

Resep bahan kuah cuko pempek:

1/2 kg asam
2kg gula merah/gula aren cari yang warna hitam pekat
250ml air hangat
1 ltr air Bahan yang dihaluskan :
Cabe rawit + cabe merah sesuai selera pedasnya
15 siung bawang putih
garam secukupnya
ebi

Cara membuat kuah cuko:

Campur asam + gula merah + air hangat remas-remas sampai tercampur rata. Jika adonan sudah terasa agak asam manis, rebus adonan dalam air 1 liter hingga mendidih. angkat asam jika tingkat keasaman sudah dirasa cukup bagi Anda. Masukkan bahan yang dihaluskan ke dalam rebusan. Masak hingga kuah tercampur bumbunya -/+ 10 menit setelah mendidih yang kedua kalinya. Matikan kompor. Angkat. Dinginkan/diamkan atau masukkan kulkas. Siap dipakai setelah sehari atau lebih diendapkan. Saring jika ingin digunakan.

Nah…keesokan harinya kita bikin deh adonan pempeknya…. ini dia adonannya….

Bahan A :

200 gr terigu
800 ml air
8 sdm munjung garam
8 sdt gula pasir
20 siung bawang putih, haluskan
penyedap rasa sesuai selera
10 sdm minyak goreng

Cara Membuat :

Campur terigu, air, garam, gula pasir, bawang putih, penyedap rasa. Masak dengan api kecil aduk- aduk perlahan sampai dengan mengental dan meletup-letup (tanda sudah matang). Matikan kompor. Angkat Masukkan minyak goreng, aduk-aduk hingga tercampur rata. Dinginkan. Simpan dalam kulkas. Diamkan. (Jika tidak kulkas juga tidak apa-apa koq, asal tidak diaduk-aduk lagi..)

Bahan B :

1,250 gr ikan tenggiri yang sudah di filet (tanpa tulang dan kulit)
700 ml air untuk memblender
2 butir telur

Cara membuat :

Ikan tengiri diblender sedikit demi sedikit dengan air. (jika tidak ingin membuatnya di hari yang sama, maka bisa langsung dipakai. Namun jika tidak inginmembuat di hari yang sama maka sukkan ikan yang telah diblender ke dalam freezer. Dan jika ingin memakainya maka keluarkan ikan dari frezeer sampai daging ikan lemas kembali) Campur bahan A dengan ikan yang telah diblender. Aduk dengan tangan hingga tercampur rata. (mama terbiasa langsung membuat pempek di hari yang sama, jadi tidak dari freezer.) Masukkan telur. Aduk terus hingga tercampur rata (jika tidak ingin menggunakan telur tidak apa-apa, hanya pempek tidak akan selembut jika memakai telur) Sisihkan adonan

Bahan C :

2 Kg Tepung tapioka/sagu tani/sagu biasa
Miyak goreng secukupnya
2 sarung tangan plastik/plastik kiloan yang bisa masuk ke tangan

Cara membuat :

Masukkan tapioka/sagu sedikit demi sedikit ke dalam adonan (campuran A+B) di atas.
Jangan digiling atau diaduk dengan keras apalagi diremas-remas ini dapat mengakibatkan adonan menjadi keras. Cukup mengaduk/mencampur dengan ujung jari. Masukkan tapioka/sagu sampai dengan adonan dapat dibentuk.

Pakai 2 sarung tangan/plastik ke dalam tangan. basahi dengan setetes minyak goreng, usap-usap di telapak tangan. Ambil Adonan, bentuk sesuai selera.

Rebus adonan dalam air mendidih yang telag di beri sedikit minyak goreng agar tidak lengket satu sama lain. Angkat rebusan jika sudah mengapung agak lama.

Tiriskan..hingga dingin/suhu ruang Pempek siap digoreng atau dimakan langsung bagi yang menghindari dari gorengan Sajikan pempek dengan kuah cuko, timun yang dirajang halus dan taburan ebi yang telah disangrai dan dihaluskan…

Resep Pempek Palembang Tanpa Ikan Tapi Tetap Sedap? Cek yang Berikut Ini!

Resep Pempek Palembang Tanpa Ikan Tapi Tetap Sedap Cek yang Berikut Ini

Pempek makanan khas dari Palembang memang sejatinya dibuat dengan bahan tepung dan juga ikan. Jika kita lihat lagi sejarahnya, pempek justru diciptakan sebagai bentuk varian masakan ikan di daerah Sungai Musi yang melimpah akan ikan, seperti ikan belida dan ikan tenggiri.

Namun jangan khawatir, kalau di rumah persediaan ikan dengan daging berwarna putih sedang habis. Kamu tetap bisa membuat pempek palembang tanpa ikan dengan cita rasa yang lezat, lengkap dengan cuko dan bumbu rempah khas seperti bawang putih dan asam yang menyegarkan.

Berikut ini resep pempek tanpa ikan yang bisa kamu ikuti!

Bahan Pempek Palembang Tanpa Ikan:

  • Tepung terigu 120 gr
  • Tepung Tapioka 200 gr
  • Telur ayam 2 butir
  • Air 250 ml
  • Bawang putih 2 siung, haluskan
  • Gula putih ½ sdt
  • Garam 2 sdt

Bahan Kuah Cuko:

  • Air 500 ml
  • Gula merah 2 sdm
  • Asam jawa 3 butir
  • Bawang putih 6 siung
  • Cabai keriting 3 buah
  • Cabai rawit secukupnya, sesuai selera
  • Garam secukupnya
  • Gula pasir secukupnya

Cara membuat pempek tanpa ikan

Pertama didihkan air, lalu masukkan gula, garam dan bawang putih. Setelah mendidih, matikan api. Lalu masukkan tepung terigu sedikit demi sedikit, aduk rata sampai menjadi bubur. Setelah rata, masukkan pula tepung tapioka sedikit demi sedikit. Uleni hingga kalis. Sisihkan hingga dingin, baru kemudian masukkan telur, lalu aduk hingga rata.

Setelah adonan menjadi pasta yang sudah bisa dibentuk tanpa menggunakan bahan ikan, bentuk adonan sesuai selera. Ulangi hal yang sama, sampai seluruh adonan sudah dibentuk.

Langkah selanjutnya, rebus air dalam panci hingga mendidih, tambah sedikit garam dan sedikit minyak. Tujuan diberikan minyak hanya untuk mencegah adonan saling melekat. Setelah air tersebut mendidih, masukkan adonan yang sudah dibentuk tadi ke dalam didihan air, dan biarkan hingga mengapung, lalu tunggu sekitar 1 menit kemudian angkat dan tiriskan.

Angin-anginkan pempek tanpa ikan hingga dingin sebelum digoreng. Saat menggoreng, panaskan minyak dalam wajan dan masukkan pempek. Gunakan api sedang.

Cara membuat cuko

Tumbuk halus bawang putih, ebi, dan cabai. Sisihkan.

Rebus air, lalu masukkan bumbu yang tadi dihaluskan, tambahkan gula dan sedikit garam hingga larut. Setelah mendidih, matikan api. Kemudian cek rasa cuko.

Pempek tanpa ikan selain tetap sedap juga tetap mengandung gizi karena mengandung telur dan rempah seperti bawang putih dan cabai. Resep pempek palembang tanpa ikan ini sesekali bisa kamu terapkan di rumah, untuk membuat cemilan sore si kecil atau bekal bepergian.

Resep Pempek Palembang Isi Telur Yang Sangat Lezat dan Gurih

Resep Pempek Palembang Isi Telur Yang Sangat Lezat dan Gurih

Pempek Palembang yang menggunakan isian berupa telur ada dua macam, yaitu pempek kapal selam dan pempek telur kecil. Keduanya memiliki bahan dan isian yang sama, hanya berbeda bentuknya saja.

Penyajiannya pun tidak berbeda, yaitu sama-sama disajikan bersama dengan kuah cuko dan kadang diberi bahan pelengkap lainnya. Resep ini adalah resep pempek Palembang jenis kapal selam yang menggunakan daging ikan sebagai bahan utamanya. Daging ikan yang digunakan boleh apa saja, misal ikan gabus, lele, tenggiri, kakap atau jenis ikan lainnya sesuai selera. Disini kita tidak akan menggunakan santan, karena sudah cukup gurih dari daging ikannya. Jika ingin menggunakan santan, silahkan ditambahkan sesuai dengan selera.

Resep Pempek Palembang Lembut

Bahan-Bahan

250 gr daging ikan putih (gabus, kakap, tenggiri dll)
100 gr tepung sagu
100 ml air es
1 btr telur ayam
1/2 sdt lada bubuk
1/2 sdt bawang putih bubuk
2 btr telur ayam, kocok lepas untuk isian
kaldu bubuk, secukupnya
garam, secukupnya
air secukupnya untuk merebus

Bahan Kuah Cuko

3 sdm gula merah, sisir halus
1 sdm gula pasir
5 bh cabe rawit, rajang halus
3 siung bawang merah, rajang
2 siung bawang putih, cincang
1 sdt asam jawa
1 sdm cuka masak
1 sdm ebi sangrai
garam, secukupnya
air, secukupnya

Cara Membuat Pempek Palembang Isi Telur

Persiapkan kuah cukonya terlebih dahulu. Siapkan panci, masukkan semua bahan untuk kuah cuko. Masak hingga mendidih dan gulanya larut. Setelah itu, angkat dan saring, ambil kuah cukonya saja. Sisihkan.
Haluskan daging ikan dengan cara diblender atau digiling, bisa juga ditumbuk perlahan hingga halus dan lumat.
Tambahkan telur ayam, lada bubuk, bawang putih bubuk, kaldu bubuk dan garam. Aduk daging ikan hingga merata.
Masukkan tepung sagu dan air es sedikit demi sedikit, sambil diuleni menggunakan tangan hingga adonan kalis dan bisa dibentuk. Sampai disini adonan sudah selesai dan siap dibentuk.
Didihkan dan persiapkan dulu air untuk merebus pempek, agar begitu selesai dibentuk bisa langsung direbus. Jika didiamkan dulu, terkadang isian pempek kapal selam bisa bocor apalagi jika adonannya tidak terlalu kalis. Sisihkan dan biarkan air hingga mendidih.
Bagilah adonan menjadi beberapa bagian sama beratnya. Untuk takaran adonan kali ini, bisa untuk membuat 5 buah pempek kapal selam. Atau bisa lebih bisa kurang, tergantung ukuran yang akan kita buat.
Setiap bagian adonan, selanjutnya kita bentuk sedemikian rupa hingga membentuk cekungan menyerupai mangkuk, ditengah cekungan itu kita isi dengan kocokan telur. Setelah itu, rapatkan pempek sedemikian rupa sehingga isiannya tidak bocor.
Pempek yang sudah dibentuk, sesegera mungkin langsung dimasukkan kedalam air mendidih. Buat lagi pempek untuk sisa adonan yang ada dengan langkah-langkah yang sama persis.
Rebus pempek hingga mengapung. Angkat dan tiriskan.
Untuk menyajikannya, goreng pempek kapal selam hingga matang. Sajikan bersama dengan kuah cuko.

Ternyata Begini Sejarah Pempek Palembang Dahulu

Ternyata Begini Sejarah Pempek Palembang Dahulu

Pastinya kita semua pasti tahu apa itu pempek palembang. Makanan asli Bumi Sriwijaya ini memang sudah terkenal dan disukai di mana-mana. Rasanya yang khas, dibuat dari olahan tepung kanji dan ikan, dimakan dengan kuah cuko yang asam. Meskipun yang terkenal adalah Pempek Kapal Selam, pempek banyak dijual dengan beberapa varian yang nggak kalah enak, seperti Pempek Lenjer, Pempek Kulit Ikan, dan sebagainya. Apapun, umumnya semua berbahan dasar tepung kanji, ikan dan bumbu-bumbu yang diolah.

Sejarah Pempek Palembang

Makanan khas suatu daerah secara umum adalah hasil suatu proses budaya. Nah, begitu pula dengan pempek. Sebagai makanan khas, sejarah pempek tercatat dalam berbagai referensi mengenai sejarah dan budaya Palembang.

Jadi menurut cerita rakyat, makanan yang diolah dari tepung kanji dan ikan ini berawal dari tahun 1617 ketika seorang apek alias paman dalam budaya Tionghoa menyaksikan tangkapan ikan yang melimpah di sungai Musi. Ikan-ikan yang melimpah justru membuatnya prihatin lantaran pengolahannya baru dengan cara digoreng atau dipindang saja. Nah, dari situ apek alias paman tersebut mencoba alternatif pengolahan, yaitu mencampur daging ikan yang digiling dengan tepung kanji, garam serta bahan lain.

Sebelum terkenal dengan nama pempek, nama penganan ini adalah kelesan. Namun, lambat laun nama yang terkenal adalah pempek atau empek-empek. Hal ini, menurut berbagai sumber karena dahulu penjual makanan ini adalah orang Cina yang kerap disapa apek alias paman dalam bahasa Tionghoa. Orang Cina yang terkenal ulet dan pandai dalam berjualan menjajakan pempek dengan berjalan kaki keliling kampung sejak jaman kolonial.

Mengenai kelesan yang menjadi cikal bakal pempek saat ini, kelesan sendiri dalam adat Palembang adalah makanan dalam rumah limas yang disediakan untuk acara adat. Namun rupanya setelah dikomersilkan di kalangan warga, makanan ini laku keras dan bahkan berkembang menjadi komoditi yang bukan hanya dijual oleh kalangan orang Palembang saja.

Pempek Sekarang

Pempek saat ini sudah menjadi makanan yang digemari oleh banyak orang. Kalau Anda penggemar pempek, pastinya Anda pun tahu bahwa varian pempek cukup banyak, seperti Pempek Kapal Selam, Pempek Lenjer, Pempek Adaan, Pempek kulit, Pempek Tahu dan Pempek Keriting. Ini tentu belum termasuk varian pempek yang muncul setelah itu.

Selain menawarkan harga yang beragam, cara penjualan produk makanan inipun juga sudah mengikuti perkembangan teknologi. Bukan hanya membuka kios yang menyediakan meja dan kursi atau stand yang menjual dengan cara take-away, tapi penjual pempek juga mengikuti selera konsumen, yaitu dengan membuka gerai online. Kitapun sudah dengan mudah bisa memesan melalui sentuhan jari pada ponsel, baik melalui website yang mereka buat atau aplikasi marketplace yang sedang marak.