Mau Bisnis Kuliner Sukses? Belajar dari Bisnis Pempek Palembang Thomas Djorghi!

Mau Bisnis Kuliner Sukses Belajar dari Bisnis Pempek Palembang Thomas Djorghi

Di balik kesuksesan usaha di bidang kuliner, bukan berarti tidak ada strategi dan jerih lelah yang menyita banyak tenaga dan modal. Bisnis kuliner memang sering menjadi pilihan, sebagaimana kebutuhan pokok lainnya yaitu sandang dan tempat tinggal yang terus akan berputar. Namun rupanya persaingan kerap harus dihadapi oleh pemilik bisnis, yang membuatnya harus mau bertindak kreatif.

Bisnis Pempek Palembang Thomas Djorghi

Sudah tahu belum tentang bisnis kuliner yang dilakukan oleh Thomas Djorghi? Ya, pedangdut yang memulai karir dari dunia model ini memang merambah bisnis kuliner pempek palembang dengan label Tanliz. Mungkin mengingat nama besarnya, nggak heran orang akan segera berpikir bahwa bisnis Thomas bisa meraih sukses. Padahal, tanpa konsistensi, inovasi dan etos bisnis yang baik, nama besar saja tidaklah cukup, bukan? Nah, hal apa yang bisa kita pelajari dari bisnis pempek palembang Thomas Djorghi ini?

Resep yang Enak dan juga Unik

Meskipun menunya adalah pempek palembang yang sudah khas seperti yang sudah dikenal masyarakat, tapi rupanya Thomas menawarkan resep pempek yang spesial. Ia mengatakan, komposisi ikan dalam adonan lebih banyak dibanding tepung. Iapun menggunakan ikan tenggiri yang segar, dan pengadonannya dilakukan sampai menghasilkan tekstur yang lembut, dengan rasa ikan yang kuat tapi tanpa bau amis berlebih seperti yang dikhawatirkan orang-orang.

Selain itu, rupanya Thomas menawarkan condiment yang sedikit beda, yaitu dengan menambahkan sambal bangka selain sambal cuko yang sudah biasa dinikmati. Dengan penambahan jenis sambal ini, rupanya Pempek Tanliz yang ia tawarkan ke pasaran berhasil memikat hati pelanggannya.

Untuk bisnis kuliner pempek palembang yang sedang kamu rencanakan, rasa yang unik khas masakanmu juga bisa kamu ciptakan dengan bereksperimen dan uji coba bersama beberapa rekan. Memang dibutuhkan beberapa partner dalam hal ini, supaya masing-masing orang memberikan penilaiannya secara jujur. Selain itu pastinya dibutuhkan juga waktu, kesabaran dan kreativitas.

Rambah Segmen Offline dan Online

Buat kalian yang belum tahu, kedai Pempek Tanliz miliknya memang sudah ada di beberapa kota. Bahkan ia berencana membuka di luar negeri, negara di mana makanan khas Palembang ini sulit diperoleh konsumennya. Kedai dalam bentuk fisik pastinya berpotensi meraih konsumen yang suka menikmati suasana yang menyenangkan untuk ngobrol atau sekadar menikmati hidangan dan suasana.

Melihat potensi yang menggiurkan dari penjualan online, rupanya bisnis pempek Thomas ikut mengelola pasar dari segmen online. Dan tidak tanggung-tanggung, melalui berbagai platform media sosial Pempek Tanliz sudah merambah pasar hingga luar negeri, seperti Amerika, Eropa, Hong Kong bahkan Mekah.

Kesuksesannya mengelola tentu bukan hanya dari sisi marketing saja, ya. Rasa pempek yang tidak berubah, pelayanan yang ramah dan memuaskan, akhirnya menghasilkan testimoni yang positif. Baik secara otomatis disampaikan konsumen, atau karena metode pemasaran yang cerdik. Yaitu dengan merekam video call, bagaimana ekspresi konsumen memperlihatkan rasa puas dan suka dengan produk yang mereka terima. Tentu, diperlukan kebijaksanaan tersendiri agar konsumen dengan senang hati memperlihatkan kepuasannya melalui video.

Masalah di bidang penjualan kuliner, di manapun pasti akan datang. Tapi itu semua bisa kita manfaatkan sebagai bahan pembelajaran agar bisnis kita meningkat. Seperti bisnis pempek Thomas Djorghi, karena yang sukses bukan hanya Thomas, kan?